Sekitar 2 minggu yang lalu, di studio Syailendra, milik Mr. Abim, kami melakukan mixbus compressor comparison dengan beberapa teman2 sound engineer.
Beberapa alat yg di test adalah Smart Research C1, C2, API2500, Roll Music 755 dan juga SSL compressor. 



Mixbus compression mana yang terbaik? Sayangnya, terbaik bukanlah jawaban yang bisa saya berikan disini. Setiap mixbus compressor mempunyai karakter dan keunggulan yg cukup kuat. Saya akan coba mengulas apa yang saya dengar.
Pertama, apa fungsinya mixbus compressor? Secara dasar, menurut saya mixbus compressor membantu mix ‘gel’ together. Melekatkan mix dengan lebih mudah, sehingga sound mix anda tidak terdengar terpisah, tapi terdengar lebih menyatu. Penggunaan mixbus compression tidaklah asing di produksi dari jaman dulu, dengan fairchild 670 di mixbus. Tapi konsep ini menjadi salah satu sound ‘record’ yg sangat familiar di telinga kita ketika SSL Quad Compression menjadi signature sound of the 80s sampai sekarang.
Sound SSL Mixbus compression ini tidak asing lagi bagi yang sering mendengarnya. Saya menamakan ini sound of VCA mixbus compression.
Saya paling suka memasang mixbus compression dari awal, tapi mulai adjusting setting parameternya ketika balance sudah terbentuk.
Berikut review saya untuk setiap alat:
Smart C2 mempunyai suara yg modern, sound ‘jadi’. ‘Smack’, glue, punch and ‘finished’ sound cukup merepresentasi apa yang saya dengar dari unit ini. Feature yg dia miliki, sidechain input, dan juga crush modenya, membuat mixbus compressor ini cocok sekali bagi mereka yg suka sound modern dan ‘jadi’.
Smart C1 mempunyai suara yg sangat ‘akrab’ dengan para teman2 engineer pada malam itu. Suaranya paling mendekati SSL compression sound. Apabila anda mencari sound SSL Mixbus compression, inilah outboard yg paling representatif untuk sound ‘classic’ SSL sound.
Mengapa Smart Research compressor? Alan Smart, designer dari compressor ini dulu bekerja di SSL sebagai designer team awal SSL. Kalau ada satu orang yg sangat mengerti design teknis dari compressor SSL, dia lah orangnya.
Lanjut ke compressor API 2500:
Sound API ini secara tidak langsung memberikan ‘upgrade’/facelift ke tracks2 yang kita dengar. Everything sounds bigger, and better. Yang saya rasakan ketika switch ke compressor ini adalah, it sounds BIG and HUGE. Outboard ini pun sangat kaya feature dan sangat flexible. Anda butuh sidechain filter? You got it! Anda butuh Dual mono or stereo? Bisa! Anda mau detection filter? Bisa juga! Unit ini yang paling representatif untuk mereka yang mau memberikan kesan ‘gagah’ dan ‘besar’ dalam mix/master mereka. Saya bisa rekomendasikan unit ini utk mastering juga.
Untuk musik yang non-mainstream, saya rasa this is THE mixbus compression of choice. Sementara Smart akan sangat mengingatkan kita akan Top 40 American/British Billboard chart.
Berikut, kita mendengar Roll Music Super Stereo Compressor.
Sound yang diberikan oleh unit ini, terdengar halus dan ‘adem’. Sound yang lewat tiba2 terdengar rapi dan terbentuk. Sangat amat berbeda dengan tiga unit lain. Sidechain HPF menjadi standard feature disini. Dual release timing (opsi release sangat banyak) membuat unit ini sangat musikal untuk berbagai jenis musik.
Unit ini saya sangat suka memakainya untuk menghaluskan dan merapikan dinamika sehingga terkesan terbentuk dengan rapi.
Satu hal yg saya belajar pada malam itu juga adalah, perbedaan antara dual mono sound dan stereo sound. Perbedaan ini cukup signifikan dan akan mengubah cara kita mendengar dan bekerja. Dual mono terasa lebih lebar dan tidak mengunci sound. Ini yg menyebabkan pentingnya patching mixbus compression dari awal sehingga apa yg kita mix MELEWATI itu akan MENGUBAH cara kita mixing, dan bukan SETELAH kita mix baru kita pasang compressornya.
Another thing I learn, mixbus compression akan membantu kita mixing dengan lebih cepat dan compress less di individual track. Namun mixbus compression bukanlah ‘magic’. It’s not gonna be an ‘automix’ for you, tapi it will definitely shape and help you get to your destination faster.
Apakah sound2 mixbus compression ini apple dan orange? Saya rasa tidak. Semua adalah ‘orange’. Tapi orange pun banyak jenisnya. Ada jeruk pontianak, jeruk medan, jeruk florida, dan jeruk valencia. Tergantung anda suka yang mana, dan cocok dengan musik yang anda kerjakan.

Apakah anda ingin punya sound yang cukup ‘ramah’ dengan industri? Atau yang anda cari malah keunikan dan suara yg tidak lazim didengar. You make the choice friends.
Semoga membantu!